Edukasi dan Kunjungan Langsung ke Lokasi Pengelolaan Sampah, Dorong Kesadaran Kolektif Masyarakat
JAKARTA, 13 JUNI 2026 – Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang jatuh setiap tanggal 5 Juni menjadi momen refleksi penting bagi seluruh elemen bangsa untuk meninjau kembali kepedulian dan tanggung jawab terhadap kelestarian alam. Mengambil momentum tersebut, Eddy Wijaya—yang tidak hanya menjabat sebagai Ketua Umum Yayasan Wijaya Peduli Bangsa, namun juga merupakan anggota Dewan Kehormatan Dewan Pimpinan Nasional (DPN) PERADI—mengajak masyarakat untuk lebih mengenal dan mendalami praktik pengelolaan sampah serta upaya pelestarian lingkungan nyata yang dilakukan di lapangan, melalui serangkaian kegiatan edukasi dan kunjungan langsung.
Sebagai tokoh yang dihormati di dunia hukum dan sosial kemasyarakatan, Eddy Wijaya turun langsung memimpin tim meninjau sejumlah lokasi strategis penanganan limbah dan pengelolaan sampah, antara lain TPST Bantar Gebang, Bank Sampah Kumala, hingga Tempat Pembuangan Sementara (TPS) Rawajati. Di lokasi-lokasi tersebut, ia menyaksikan secara nyata bagaimana sinergi antara pemerintah, pengelola, dan masyarakat bekerja keras menangani persoalan sampah, menjaga kebersihan lingkungan, serta mendorong transformasi perilaku menuju pola hidup yang lebih ramah lingkungan.
Dalam pandangannya sebagai Dewan Kehormatan DPN PERADI, isu lingkungan bukan hanya masalah sanitasi atau kebersihan semata, melainkan juga berkaitan erat dengan aspek hukum, hak warga negara atas lingkungan yang sehat, dan tanggung jawab besar menjaga kelestarian alam sebagai amanah bagi generasi penerus.
Pengelolaan Sampah Butuh Keterlibatan Semua Pihak, Termasuk Penegak Hukum
Menurut Eddy Wijaya, pengamatan langsung ke lokasi penanganan sampah ini membuka wawasan bahwa persoalan lingkungan tidak bisa diselesaikan oleh satu pihak saja. Mulai dari pemilahan di sumber, pengumpulan, hingga pengolahan kembali, setiap tahapan memerlukan keterlibatan aktif masyarakat agar hasil yang dicapai maksimal dan berkelanjutan. Sebagai bagian dari keluarga besar PERADI, ia juga menekankan bahwa para advokat dan penegak hukum pun memiliki peran strategis dalam memastikan aturan dan perlindungan lingkungan berjalan sebagaimana mestinya.
“Melalui kunjungan ini, kami ingin menunjukkan bahwa pengelolaan sampah dan menjaga lingkungan itu nyata dilakukan, bukan sekadar wacana di atas kertas. Di Bantar Gebang, Bank Sampah Kumala, hingga TPS Rawajati, kita melihat ada usaha keras, ketekunan, dan tanggung jawab besar dari berbagai pihak agar lingkungan tetap terjaga. Hal inilah yang harus kita apresiasi, kita dukung, dan kita tiru bersama,” ungkap Eddy Wijaya usai meninjau lokasi.
“Sebagai Dewan Kehormatan DPN PERADI, saya juga ingin mengingatkan rekan-rekan seprofesi: menjaga lingkungan adalah bagian dari menjaga hak konstitusional warga negara. Kesadaran hukum dan kepedulian sosial harus berjalan beriringan,” tambahnya dengan tegas.
Perubahan Besar Berasal dari Langkah Sederhana dan Kesadaran Hukum
Eddy Wijaya menekankan pesan utama yang ingin disampaikan dalam peringatan hari penting ini: perubahan besar dan dampak nyata bagi kelestarian bumi tidak harus dimulai dari hal yang rumit, mahal, atau besar-besaran. Sebaliknya, segalanya bermula dari langkah-langkah sederhana yang dilakukan secara sadar, konsisten, dan kolektif oleh banyak orang—berlandaskan pemahaman bahwa lingkungan yang baik adalah hak yang dilindungi undang-undang.
“Kami di Yayasan Wijaya Peduli Bangsa, dengan dukungan nilai-nilai yang kami pegang di PERADI, berharap semakin banyak masyarakat yang terinspirasi dan tergerak hatinya setelah melihat kenyataan di lapangan. Ingatlah selalu prinsip dasar ini: menjaga bumi itu dimulai dari langkah kecil. Memilah sampah di rumah, mengurangi pemakaian plastik sekali pakai, atau membuang limbah pada tempatnya adalah awal yang luar biasa. Percayalah, perubahan besar pasti lahir dari kepedulian kecil yang dilakukan bersama-sama dan dijalankan secara disiplin,” tegas Eddy Wijaya dengan penuh harap.
Dokumentasi Kegiatan: Lihat Upaya Nyata di Lapangan
Seluruh rangkaian kegiatan, dokumentasi perjalanan, serta pembelajaran berharga yang didapatkan dari kunjungan lapangan tersebut telah dikemas dalam bentuk laporan video lengkap. Masyarakat dapat menyaksikan secara utuh dan memahami lebih dalam upaya pelestarian lingkungan yang dilakukan melalui tautan: https://youtu.be/CvbN2h_AZaI.
Eddy Wijaya menutup pernyataannya dengan menegaskan komitmennya baik selaku pimpinan yayasan maupun Dewan Kehormatan DPN PERADI untuk terus mengedukasi dan mengajak masyarakat luas. Baginya, menjaga lingkungan adalah bentuk investasi nyata bagi masa depan, dan setiap tindakan kecil yang kita ambil hari ini adalah warisan paling berharga bagi keberlangsungan hidup generasi mendatang.
(Tim Redaksi)










