Home / Kegiatan DPN PERADI / Assoc. Prof. Dr. Musa Darwin Pane, S.H.,M.H. (Dewan Pakar DPN PERADI & Pakar Hukum Pidana F.H. UNIKOM): Silaturahmi ke Kediaman Ir. Joko Widodo

Assoc. Prof. Dr. Musa Darwin Pane, S.H.,M.H. (Dewan Pakar DPN PERADI & Pakar Hukum Pidana F.H. UNIKOM): Silaturahmi ke Kediaman Ir. Joko Widodo

Pertemuan Hangat yang Mengukuhkan Kembali Hakikat Persaudaraan Tanpa Batas

SOLO, 29 Juni 2026 – Sebuah momen kebersamaan yang tulus dan penuh kesan mendalam tercipta ketika Assoc. Prof. Dr. Musa Darwin Pane, S.H.,M.H. bersama keluarga melaksanakan kunjungan silaturahmi ke kediaman pribadi Ir. Joko Widodo, Presiden Republik Indonesia ke-7, yang beralamat di Jalan Kutai Utara Nomor 1, Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Kota Surakarta, Jawa Tengah. Pertemuan yang berlangsung dalam suasana tenang, akrab, dan tertata dengan keanggunan yang menenangkan ini menjadi bukti nyata bahwa nilai persaudaraan tetap berdiri tegak, terlepas dari amanah jabatan yang pernah diemban seseorang.

Suasana Pertemuan yang Menyentuh Hati Tanpa Sekat Formalitas

Kedatangan rombongan disambut langsung oleh Ir. Joko Widodo dengan keramahan yang tulus dan senyum yang lepas, seolah menyambut kerabat dekat yang lama tak berjumpa. Di ruang tamu kediamannya yang tertata apik namun tetap memancarkan ketenangan, percakapan pun mengalir lepas tanpa beban, jauh dari kesan kaku atau protokol yang berlebihan.

Dalam kesempatan tersebut, Ir. Joko Widodo menyampaikan ungkapan yang tulus dari hatinya, “Saya sungguh berbahagia dan berterima kasih atas kedatangan Bapak Musa beserta seluruh keluarga. Inilah hakikat kebersamaan yang sesungguhnya: kita saling mengingatkan, saling mendoakan, dan menjaga tali kasih yang tak pernah putus oleh waktu. Silaturahmi bukan sekadar pertemuan raga, melainkan pertemuan hati yang membawa kedamaian bagi jiwa.”

Merespons sambutan yang begitu hangat, Assoc. Prof. Dr. Musa Darwin Pane, S.H.,M.H. menyatakan perasaannya dengan penuh kekaguman yang mendalam, “Kehadiran kami di sini murni didasari ketulusan hati untuk menjaga persaudaraan sekaligus menyampaikan penghormatan yang layak. Saya pribadi sangat mengagumi sosok Bapak Joko Widodo; beliau adalah teladan nyata tentang bagaimana seorang pemimpin besar tetap membumi, teguh dalam prinsip namun lembut dalam sikap. Keteguhan hati, kerja keras, dan kerendahan hati yang beliau tunjukkan selama memimpin bangsa ini serta setelah kembali ke masyarakat adalah warisan luhur yang patut kita teladani sepanjang masa.”

Di akhir pertemuan, Assoc. Prof. Dr. Musa Darwin Pane, S.H.,M.H. menyampaikan pesan tulus dari hati bersama keluarganya, “Silaturahmi ke kediaman Presiden RI ke-7 di Solo ini menjadi kenangan yang tak terlupakan. Selamat dan sehat selalu, Pak Jokowi. Salam hormat dari saya, MDP dan keluarga. Tuhan senantiasa memberkati.”

Makna Mendalam Persaudaraan yang Kekal Abadi

Di tengah perbincangan yang berjalan cair dan penuh keakraban, Ir. Joko Widodo kembali menegaskan pesan yang mendalam, “Ingatlah selalu, segala jabatan, pangkat, dan pengaruh itu sifatnya hanya titipan sementara yang akan berakhir seiring berjalannya waktu. Namun, kebaikan hati, kasih sayang, dan kepedulian tulus antar sesama manusialah yang tidak akan pernah luntur dan menjadi bekal abadi bagi kehidupan kita selanjutnya.”

Assoc. Prof. Dr. Musa Darwin Pane, S.H.,M.H. menanggapi hal tersebut dengan penilaian yang bijaksana. Baginya, pertemuan ini bukan sekadar kegiatan berkunjung biasa, melainkan sebuah penguatan ikatan batin yang bernilai tinggi. “Kata-kata tersebut sungguh menjadi cermin ketulusan hati. Hal ini membuktikan bahwa penghormatan yang sejati tidak lahir dari kekuasaan, melainkan dari keteladanan dan kebaikan budi pekerti. Di sini kita belajar bahwa manusia pada akhirnya kembali pada hakikatnya sebagai makhluk sosial yang saling membutuhkan dan mengasihi,” ujarnya.

Sebuah Keteladanan yang Membawa Pesan Bagi Seluruh Masyarakat

Sebagai tokoh hukum nasional yang menjabat sebagai Dewan Pakar DPN PERADI serta Pakar Hukum Pidana di Fakultas Hukum UNIKOM, Assoc. Prof. Dr. Musa Darwin Pane, S.H.,M.H. memandang momen ini sebagai teladan yang sangat berharga bagi masyarakat luas. Pertemuan yang penuh kehangatan ini mengajarkan kita bahwa kesuksesan dan kedudukan sejati diukur dari seberapa besar kita mampu menjaga kerendahan hati dan kepekaan sosial terhadap sesama.

“Kehidupan bernegara dan bermasyarakat akan indah jika dibangun di atas fondasi persaudaraan yang kokoh. Kita diajarkan untuk tidak pernah melupakan asal-usul, tetap peduli pada lingkungan sekitar, dan senantiasa merangkul semua orang tanpa membeda-bedakan latar belakang,” tegasnya.

Kegiatan silaturahmi ini pun berakhir dengan penuh kedamaian dan doa bersama. Sebuah momen yang penuh keikhlasan, namun meninggalkan kesan mendalam serta menjadi bukti nyata bahwa persatuan dan kebersamaan sejati akan senantiasa tumbuh subur di tengah masyarakat yang menjunjung tinggi nilai kemanusiaan.(red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *