Home / Berita Utama / Sikap Tegas PERADI Federasi Bar Indonesia: Siap Kawal Bersih Kasus Obat Ilegal di Forum FGD Polda Jabar

Sikap Tegas PERADI Federasi Bar Indonesia: Siap Kawal Bersih Kasus Obat Ilegal di Forum FGD Polda Jabar

Bersinergi dengan LBH SBN: Pengawalan Transparan & Pendampingan Gratis Bagi Masyarakat Terdampak

BANDUNG, 2 OKTOBER 2026 — Organisasi advokat PERADI Federasi Bar Indonesia mengambil sikap progresif dalam mengawal penegakan hukum kejahatan farmasi di wilayah Jawa Barat. Bersama LBH Santosa Bhakti Nusantara (SBN), organisasi para penegak hukum ini menyatakan kesiapannya untuk bersinergi erat dengan aparat kepolisian guna menyapu bersih jaringan peredaran obat keras berbahaya.

Komitmen besar tersebut dideklarasikan langsung dalam forum Focus Group Discussion (FGD Polda Jabar) yang berlangsung di Hotel Grand Sunshine, Soreang, Kabupaten Bandung. Agenda strategis yang menjadi bagian dari Aktualisasi Kepemimpinan Peserta Didik Sespimti Polri Dikreg ke-36 ini mengusung misi besar: menerapkan kebijakan toleransi nol (zero tolerance) terhadap peredaran obat ilegal di Jawa Barat demi menyelamatkan masa depan generasi bangsa.

Komitmen DPN PERADI Federasi Bar Indonesia: Obat Ilegal Ancaman Nyata Keamanan Negara

Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional (DPN) PERADI Federasi Bar Indonesia, H. Yovie M. Santosa, S.H., M.Si., M.H., menegaskan bahwa persoalan ini tidak bisa dipandang sebelah mata sebagai pelanggaran hukum biasa. Skala peredarannya yang sudah merambah hingga ke pelosok dinilai sebagai ancaman serius bagi ketahanan sumber daya manusia.

“Masalah peredaran obat berbahaya ini telah menyentuh lapisan masyarakat paling bawah. Kerugiannya tidak sekadar materi, melainkan rusaknya masa depan generasi muda kita. Kami dari PERADI Federasi Bar Indonesia siap berdiri tegak bersama kepolisian untuk memperketat pengawalan hukum serta menggencarkan edukasi agar masyarakat tidak terjebak menjadi korban,” ujar Yovie secara lugas di sela-sela acara.

DPC Bandung Pasang Badan, Jamin Proses Hukum yang Bersih dan Akuntabel

Langkah tegas dari jajaran pusat ini langsung diselaraskan di tingkat daerah. Ketua DPC PERADI Federasi Bar Indonesia Bandung, Alex Aritonang, S.H., M.H., menyatakan bahwa pihaknya akan mengawasi secara melekat setiap proses hukum yang berjalan di wilayah Kota Bandung agar terbebas dari intervensi pihak luar.

“Kami di daerah akan menjadi garda terdepan. Setiap kasus peredaran obat ilegal, khususnya di wilayah Kota Bandung, harus ditangani secara serius tanpa kompromi. Kami akan mengawal ketat agar seluruh proses peradilan berjalan bersih, transparan, dan akuntabel,” tegas Alex Aritonang.

Kolaborasi Bersama LBH SBN untuk Proteksi Masyarakat Rentan

Sejalan dengan pengawalan hukum dari PERADI Federasi Bar Indonesia, Direktur Eksekutif LBH Santosa Bhakti Nusantara (SBN), Amelia Nazirun Nabil, S.H., mengingatkan pentingnya aspek kemanusiaan dalam penanganan kasus ini. Menurut Amelia, masyarakat ekonomi lemah kerap menjadi korban ganda — menjadi sasaran peredaran sekaligus kesulitan mendapatkan keadilan hukum.

“Masyarakat prasejahtera sering kali terpaksa mengonsumsi obat ilegal karena keterbatasan akses kesehatan. Ketika mereka dirugikan, LBH Santosa Bhakti Nusantara siap membuka akses pendampingan hukum secara gratis demi menjamin hak konstitusional mereka,” ungkap Amelia.

Sinergi Baru Penegakan Hukum Lintas Sektor

Langkah proaktif yang ditunjukkan oleh PERADI Federasi Bar Indonesia dalam forum ini menegaskan fungsi krusial advokat sebagai pilar penegak hukum yang mandiri. Melalui integrasi pengawasan hukum dari organisasi advokat dan penyediaan bantuan hukum dari LBH, mata rantai kejahatan obat ilegal di Jawa Barat diharapkan dapat diputus secara menyeluruh dan berkeadilan.

(Red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *