Home / Berita Utama / KONSOLIDASI ORGANISASI: TIGA DPC PERADI DI DIY RESMI DILANTIK, FOKUS PERKUAT LAYANAN HUKUM MASYARAKAT

KONSOLIDASI ORGANISASI: TIGA DPC PERADI DI DIY RESMI DILANTIK, FOKUS PERKUAT LAYANAN HUKUM MASYARAKAT

Pelantikan Serentak Periode 2026–2030, Komitmen Perluas Akses Keadilan hingga ke Akar Rumput

SLEMAN, 12 SEPTEMBER 2026 — Tiga Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Perhimpunan Advokat Indonesia (PERADI) di lingkungan Daerah Istimewa Yogyakarta, meliputi Sleman, Kota Yogyakarta, dan Bantul, resmi melantik jajaran pengurus baru untuk masa bakti 2026–2030.

Agenda pengukuhan akbar yang berlangsung khidmat digelar di Pendopo Parasamya Sleman, Jumat (11/9/2026). Momentum pelantikan serentak ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat konsolidasi internal organisasi sekaligus mendorong peningkatan pelayanan hukum yang berkualitas, beretika, dan berintegritas bagi masyarakat luas.

Amanah: Jadikan Keahlian dan Integritas sebagai Satu Kesatuan

Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional (DPN) PERADI sekaligus Ketua Panitia Pelantikan, Dr. H. PK. Iwan Setyawan, S.H., M.H., menegaskan bahwa kepengurusan baru wajib menerjemahkan amanah organisasi menjadi aksi nyata yang dampaknya dapat dirasakan langsung oleh publik.

Menurutnya, tantangan profesi advokat di era modern kian kompleks, sehingga keahlian teknis hukum yang mumpuni harus berjalan selaras dengan integritas moral yang tinggi.

“Melalui pelantikan bersama ini, kami menegaskan kesiapan seluruh jajaran pengurus dan advokat untuk menjalankan amanah profesi secara bertanggung jawab, beretika, dan bermartabat,” ujar Iwan di sela acara.

Ia berharap ketiga DPC ini tidak hanya terpaku pada penguatan tata kelola administrasi internal, melainkan mampu menjadi motor penggerak perluasan keadilan di wilayah DIY.

Pesan Bupati Sleman: Kehormatan Advokat Ada pada Ucapan dan Integritas

Pesan senada disampaikan Bupati Sleman, Harda Kiswaya. Beliau mengingatkan posisi strategis advokat dalam pilar penegakan keadilan yang menuntut independensi mutlak serta keberpihakan pada kebenaran.

“Advokat tidak hanya dituntut memiliki kompetensi hukum yang kuat, tetapi juga harus menjunjung tinggi integritas, independensi, dan etika,” tegas Harda.

Harda menyitir falsafah Jawa kuno, “Ajining diri dumunung ono ing lathi” — kehormatan seorang penegak hukum dipertaruhkan lewat setiap ucapan, komitmen, serta integritas moralnya dalam menjalankan tugas. Ia juga mengajak jajaran pengurus untuk aktif menjadi mitra strategis Pemerintah Kabupaten Sleman dalam membangun kesadaran dan kepatuhan hukum di tingkat akar rumput.

Susunan Pengurus Tiga DPC PERADI DIY

Mengusung semangat perjuangan “Bersatu, Berintegritas, Profesional, Berprestasi”, berikut susunan inti kepengurusan yang resmi dilantik:

– DPC PERADI Sleman

Ketua: Hamzal Wahyudin, S.H.

Sekretaris: Agustam, S.H.

Bendahara: Stefanio Dwi Pracihno, S.H.

– DPC PERADI Kota Yogyakarta

Ketua: Kris Triwanto, S.H.

Sekretaris: R. Hendri Wicaksono W., S.H.

Bendahara: Rahmat Hendro Saputro, S.H.

– DPC PERADI Bantul

Ketua: H. Yassir Anwar, S.P., S.H.

Sekretaris: Tidar Setiawan, S.H.

Bendahara: Kharis Amrullah, S.H., M.H.

Fokus Program: Bantuan Hukum Gratis bagi Masyarakat Kurang Mampu

Sebagai langkah taktis pascapelantikan, ketiga DPC berkomitmen segera merumuskan program kerja prioritas. Salah satu fokus utamanya adalah memperluas akses bantuan hukum gratis (pro bono) serta pendampingan bagi masyarakat kurang mampu yang tengah mencari keadilan di wilayah Sleman, Kota Yogyakarta, dan Bantul.(red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *